Indonesian Fashion Chamber (IFC) mendeklarasikan dirinya mengikuti acara yang digagas oleh Fashion Futurum Initiative dengan dukungan Russian Fashion Council serta Mercedes-Benz Fashion Week Russia.

Kesertaan IFC diikuti dengan mewakilkan lima anggotanya yang telah lolos kurasi dan akan berpartisipasi dalam acara yang sedianya akan berlangsung pada 4-6 September 2020, dengan tema “Sustainability”. Mereka adalah: Gregorius Vici (IFC Semarang Chapter); Aldrè Indrayana>< Cota Cota Studio (IFC Surabaya Chapter); Rosie Rahmadi (IFC Bandung Chapter); AM by Anggiasari (IFC Bandung Chapter); dan Emmy Thee (IFC Jakarta Chapter).

Demikian konpers virtual yang dipandu oleh Offie Natalia yang melibatkan Ali Charisma, chairman IFC; Alexander Shumsky dari Rusia; Retno Hapsari dari XS Project; 5 desainer calon peserta global talent, serta diikuti puluhan peserta maupun wartawan pada Kamis, 27 Agustus 2021, pukul 16.00-17.34.

Ini merupakan perhelatan Global Talents Digital kedua, setelah keberhasilannya dalam penyelenggaraan pertama yang berlangsung pada bulan Juni 2020. Acara fashion berskala internasional tersebut menggabungkan metode daring (online) dan luring (offline) yang bersifat hybrid di luar jadwal musim (off-season).

Model Baru Event dan Transaksi

Sebagai gambaran keberhasilan, acara tersebut mencatat 2,5 juta views pada sosial media, 100+ liputan berbagai media internasional dan ditayangkan langsung pada 100 website di seluruh dunia.

Pertemuan virtual merupakan keniscayaan seiring dengan perubahan dunia, terutama dalam terdisrupsinya dunia fashion, apalagi dengan aneka pembatasan perjalanan antarnegara secara massal akibat pandemik covid-19 ini.

Alhasil, perhelatan Global Talents Digital merupakan ajang pertemuan para desainer baru dari seluruh dunia dengan menampilkan koleksi terbarunya kepada para pelanggan, media, pembeli, penata busana, dan pelaku industrI.

Tidak melalui offline, melainkan lewat video presentasi, siaran langsung, teknologi Augmented Reality (AR) ataupun Virtual Reality (VR). Konsep sustainability yang diusung dalam koleksi para desainer tersebut mencakup upcycling, recycling, ethical fashion, slow fashion hingga zero waste.

Dalam konpers virtual ini, Alexander Shumsky, President of Russian Fashion Council and Mercedes-Benz Fashion Week Russia menyatakan, “Tujuan dari Global Talents Digital pada bulan September adalah untuk mengenalkan penonton dan pelaku industri kepada para desainer baru yang mengusung konsep sustainability dan juga menyajikan informasi dasar yang diperlukan serta berpeluang untuk menjadikan bumi ini tempat yang lebih baik.”

Aspek menarik lainnya dari acara ini adalah konsep ‘see now, buy now’ (lihat sekarang, beli sekarang). Teknologi kode QR yang digabungkan ke dalam video akan membuat pemirsa/buyers dengan mudah memindai dan berhubungan langsung dan bertransaksi dengan situs web dari para desainer.

Meskipun sudah menjadi praktik umum di seluruh dunia untuk meningkatkan lalu lintas situs web dan meningkatkan penjualan, hal ini masih relatif sangat baru di antara brand fashion di Indonesia. Pengalaman membuat video sekaligus dapat dilihat audiens dunia dengan teknologi ini untuk pertama kalinya merupakan kesempatan belajar yang sangat berharga bagi 5 desainer IFC ini.

Teks: Wakhid

Artikulli paraprak‘Wastra Sikka’ dalam Rangka HUT RI ke-75
Artikulli tjetërKalopsia, Garis Rancang Rosie Rahmadi dalam Sustainability Fashion