Dunia fashion hijab semakin berkembang pesat. Begitupun dengan hijab online shop. Berjualan di duniamaya, bukan berarti tidak ada masalah. Untuk mengatasi permasalahan produksi yang dialami oleh tenant, Hijup.com melahirkan inovasi untuk para tenant-nya melalui Hijup Power House (HPH) yang diperkenalkan saat syukuran 6 tahun Hijup di Harlequin Bistro, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

Adanya HPH diharapkan dapat menjadi mitra para desainer untuk menghasilkan produk-produk nasional yang berkualitas tinggi tanpa harus dipusingkan sistematika produksi.

Bicara soal produksi, untuk memperkaya aneka produk terbaik, Hijup kini berkolaborasi dengan enam desainer tanah air, mereka adalah Dian Pelangi, Ria Miranda, Barli Asmara, Sejauh Mata Memandang, HAPPA by Mel Ahyar, dan Kami Idea.

Koleksi busana Dian Pelangi
koleksi busana Ria Miranda
Koleksi Busana Happa by Mel Ahyar
Koleksi Barly Asmara
Koleksi kerudung dari Kami Idea

“Keenam desainer ini mampu memberikan koleksi polos hingga bermotif dengan potongan unik dan gaya kasual memberikan tampilan santun nan elegan,”  kata Hanna Faridi, selaku Chief Compliance Officer Hijup.

Dian Pelangi

“Hijup.com bagi saya  seperti keluarga,  karena selalu mendukung karir saya selama dua tahun terakhir baik secara personal maupun company,” kata Dian Pelangi.

Selain itu, Hijup juga memperkenalkan enam wanita muda inspiratif sebagai The New Face of HIJUP mewakili bidang karya masing-masing; Lia Karina Mansur (atlet taekwondo), Gita Savitri Putri (YouTuber dan influencer), Hamidah Rachmayanti (influencer sosial media muda), Athieqah Asy-Syahidah (dokter dan fashion enthusiast), Nadiah Fatriana (influencer sosial media yang aktif dalam kajian-kajian di Jakarta), dan terakhir adalah Ratu Anandita (entertainer).

Mereka semua mewakili bidang karya masing-masing. Pada acara ini, juga diperkenalkan Muse terbaru Hijup, Indah Nada Puspita.

Hijup tak hanya sebagai pioneer  e-commerce busana Muslim di tanah air  tetapi juga ingin dapat  mengharumkan nama Islam dan memberikan inspirasi yang positif dengan mendukung terkait mewujudkan mimpi ingin menjadikan Indonesia pelopor dan kiblat modest fashion dunia. “Tahun ini kami ingin menguatkan market di Southeast Asia,” kata Hanna. (ade)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here