Ini merupakan kali kedua Wasiat Agung Negeri Nusantara (WARISAN) menyelenggarakan kegiatan pameran eksklusif dalam besutan tema “Citra Bahtera Nusantara”, yang memadukan tiga karya adiluhung nusantara: batik, tenun, dan mutiara.

Bila Anda penggemar warisan benda (tangible legacy), datanglah ke Balairung Pertemuan Jakarta, JCC pada 23-26 ovember 2017, dari pukul 10.00-21.00. Di sana mata Anda akan dimanjakan dengan warisan anggun budaya nusantara yang terus menggeliat. Tiga bidang sekaligus –batik, tenun, dan mutiara—dipamerkan dengan keindahan dan sofistikasi optimal.

“Kurator Warisan akan menyeleksi siapa saja pelaku industri kreatif di tiga bidang ini yang bisa tampil. Bahkan kami menjamin, ada garansi uang kembali dua kali lipat bila pembelian benda yang dipamerkan itu tidak sesuai dengan iklannya,” terang Hadi Sunarno, Project Officer Warisan 2017 dalam konferensi pers di Gedung Qubicle Center, Jalan Senopati 79 Jaksel.

Sebagaimana pameran di Indonesia, para pengunjung atau agen penjualan juga diberi kesempatan untuk melakukan transaksi di tempat ini. Panitia telah siap memenuhi Ruang Cendrawasih , JCC dengan 126 gerai, yang semuanya dijamin berkelas dan orisinalitasnya. Batik yang ditampilkan, misalnya, hanya batik yang menggunakan malam panas 100% dengan aplikasi batik tulis, batik cap, atau batik kombinasi (tulis dan cap). Demikian pula dalam uji tenun, dilihat dari kerapihan dan kerapatan tenunan, serta mutiara, yang bagus-tidaknya bisa dilihat dari kebulatannya, ketebalan, laster (kilau).

Hadir dan menjelaskan keindahan dari tiap-tiap kreasi adiluhung anak negeri adalah kurator batik (Dudung Alie Syahbana, Komarudin Kudiya, Romi Okta Birawa), kurator tenun, Koestiastuti, dan kurator mutiara, Ratna Zhuhry.

Wakhid Nur E

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here