Desainer Liza Supriyadi mementaskan karya rancangannya di acara Jogja Unique Culture 2018 pada 24 November 2018 lalu di Sahid and Convention Jogjakarta. Dalam peragaan yang diselenggarakan oleh APPMI Jogja tersebut, Liza merilis 5 busana muslimah seperti blus panjang dan blus berlayer.

Masih setia dengan khas wastra nusantaranya, desainer asal Semarang ini memadukan batik kontemporer motif akar-akaran dan dedaunan dalam bahan silky dengan kain sifon sebagai komplemen.

Liza menyajikan tema “Kaendahan”, yang ia paparkan dalam warna-warni lembut seperti biru dan pastel. “Supaya tampil lebih epik dan cocok dengan anak muda dan bergaya youngist,” urainya.

Liza Supriyadi menggunakan pola cutting A line, yang memperlihatkan sisi feminin dan bawah longgar sebagaimana khas busana muslimah. Liza tampak menyukai kesimpelan, dengan jarangnya ia mengaplikasikan kain tumpuk atau berlayer secara masif.

Baginya, kesimpelan dan lebih memainkan motif batik sudah memberi pesan, bahwa elegansi sekaligus eye catching telah tersampaikan. W/H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here