Jakarta – atau bisa disebut juga Indonesiaisme kembali diadakan oleh Synthesis Development pada Agustus 2017. Tema yang diangkat tahun ini adalah Kriya Nagri.

Hal ini dilatari masih minimmya pendidikan dan informasi tentang budaya Indonesia, masih kurangnya apresiasi terhadap budaya dan kreativitas lokal, adanya krisis identitas dari beberapa kalangan, lalu banyak juga yang belum tahu bahwa ada beberapa tokoh Indonesia yang karyanya lebih mendapat apresiasi dari mancanegara, padahal karyanya terinspirasi oleh kekayaan Indonesia dan memberikan perubahan positif bagi masyarakat di Indonesia.

“Indonesia Is Me bagi Synthesis Development adalah wujud komitmen, karena sebagai pengembang properti, Synthesis Development dikenal selalu memberikan karakteristik sentuhan heritage Indonesia pada setiap karya properti yang dibangun. Bila Indonesia Is Me tahun 2015 dan 2016 bertema aktivitas olahraga dan kesehatan, pada 2017 kami ingin mengangkat aktivitas budaya, seni dan tokoh inspiratif yang sudah menjadi agen perubahan positif di Indonesia ini dari beberapa sektor,” jelas Budi Yanto Lusli, President Director Synthesis Development.

Aksi pembuka Indonesia Is Me diadakan pada 13 Agustus 2017 di Car Free Day FX Sudirman Jakarta, pukul 07.00 – -9.00. Dua ribu penari yang akan flashmob beragam tarian tradisional dari ujung barat Sumatera sampai ujung timur Papua. Para penari berasal dari Belantara Budaya Indonesia, sekolah tari dan musik gratis yang didirikan oleh Diah Kusumawardani Wijayanti.

Rangkaian Synthesis Kriya Nagri #PestaMerdeka pada Selasa 15 Agustus 2017 – Minggu, 20 Agustus 2017 di Grand Atrium Kota Kasablanka Jakarta, di antaranya “Loka Nusantara” yang merupakan permainanan Augmented Reality tema Indonesia; “Gending Etnik” pagelaran seni dan tarian tradisional “Belantara Budaya”; Diskusi budaya, seni dan beragam warisan Indonesia; Fashion Performance Art bertema TIRAKAT dari Lulu Lutfi Labibi. Wakhid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here