Busana longgar penanda kode muslimah tak selamanya harus polos, apalagi suram. Keceriaan pun kadang perlu dirayakan.

Itulah yang coba dilakukan ole Mia Ridwan dalam pemanggungan 8 outfit-nya di Jogjakarta International Batik Biennale yang diadakan di Pagelaran Kraton, Jogja pada Sabtu malam, 6 Oktober 2018.

Mia menawarkan busana-busana longgar dalam bentuk two pieces maupun abaya panjang yang berlapis, baik sebagai aksentuasi maupun fungsi.

Pilihan karakter busana Mia adalah klasik yang dimodernisir. Warna-warna soft serta warna kuat dipadukan, hingga menimbulkan kesatuan warna yang indah.

Yang hendak dipesankan oleh Mia dalam pilihan busananya kali ini adalah keceriaan, keberagaman, yang terkemas dalam busana resmi maupun busana eksebisi.

Kain batik ia terakan dalam bawahan (tunik) maupun rompi panjang dan outer, juga aksentuasi serta pemanis saat disampirkan di bagian tubuh.

Paduan tema Exuberant dengan Svarga dalam kemasan bahan katun dengan motif batik klasik menyajikan busana muslim yang cocok untuk suasana resmi maupun cocktail. W/H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here