Jakarta – Perjalanan Ria Miranda sebagai Modest Fashion Designer memang masih terbilang singkat di Industri mode ini, namun konsistensinya di tunjukkan dengan menghasilkan berbagai karya busana muslim yang mampu merepresentasikan sosok wanita muslimah yang lembut, bersahaja,sederhana dan bersifat universal.

Konsistensi menjadi salah satu kunci perjalanan designer Ria Miranda untuk turut mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia dengan kembali mempersembahkan acara tahunan “Hijup.com dan Wardah presents The Fourth RiamirandaTM Annual Trend Show 2017” Spring Summer Preview collection 2017 pada 9 – 10 Desember 2016 di The Hall Senayan City, Jakarta.

Dengan mengusung konsep baru two days events, momen spesial ini tidak hanya menampilkan fashion show saja. Namun, akan ada ragam aktivitas terkait statement apa saja yang menjadi tren di tahun 2017 mendatang.

Konsep yang diangkat adalah muslimah lifestyle yaitu mulai dari beauty, e-commerce, healthy and sport lifestyle, food & beverage, family value, music dan tentu saja fashion. Sehingga namanya berubah dari Trunk Show menjadi Trend Show.

_mg_8048

Dalam annual show- nya kali ini, Ria Miranda menampilkan 44 looks terdiri dari 5 tema koleksi yang di peragakan oleh 22 model profesional dengan panggung yang mencerminkan iconic pattern riamiranda.

Preview collection untuk Spring/Summer 2017 mendatang mengangkat tema Relationship. Bahwa kita memiliki hubungan dengan sesama manusia, alam sekitar yang disebut horizontal relationship. Dan hubungan personal dengan sang pencipta yang disebut vertical relationship.

Rangkaian koleksi yang ditampilkan yaitu: Dejavu, yang merupakan koleksi motif Minang yang mengulang pada motif yang pertama kali ditampilkan pada Jakarta Fashion Week (JFW) 2013, lalu motif Principia. Principia terinspirasi dari sebuah judul buku karya Sir Isaac Newton yang membahas mengenai gravitasi yaitu, Philoshopiae Naturalis dan Principia Mathematica._mg_8641

Kolaborasi dengan ilustrator muda berbakat Cempaka Surakusumah dengan tema Florette, dimana kita mau cerita bahwa bunga sebagai komunikasi tanda cinta. Ketika masih hidup kita anggap sebagai horizontal love namun ketika sudah tiada bunga dijadikan simbol untuk tanda cinta dan doa. Doa yang sedikit namun banyakakan lebih kuat, seperti bunga florette yang berukuran kecil.

Kemudian dilengkapi dengan koleksi Daily yang dihadirkan dalam konsep baru. Looks yang ditampilkan terdiri dari blouse, kemeja dan outer yang casual. Memiliki siluet loose dan didominasi oleh bahan katun yang nyaman digunakan untuk sehari-hari. Warna-warna yang digunakan diantaranya lilac, dusty pink, olive green, dan light blue, dipadukan dengan iconic pattern riamiranda._mg_8361

Terakhir, koleksi terbaru yang ditujukan untuk pria, Mind. Mind ini terinspirasi dari baju-baju tradisional Jawa seperti beskap dan surjan namun dengan looks yang lebih modern dan sesuai dengan tren. Warna yang digunakan pada koleksi ini adalah tone warna yang akan menjadi tren di tahun 2017 contohnya abu, biru navy, dan khakis. Dengan cutting yang simpel dan clean looks, koleksi ini menggunakan bahan – bahan kaku seperi linen dan twill.

“2017 nanti tren busana muslim akan lebih banyak yang main pattern, digital print scarf akan marak, tunik, dan inovasi kemudahan seperti wudhu atau breasfeeding friendly akan bisa jadi nilai tambah. Gaya 70-an kembali hits seperti bell bottom jeans, ruffle bohemian top. Bicara tentang hijab styling, tahun 2017 justru akan lebih simple sehingga kreatifitas lebih fokus pada padu padan,” ujar Ria.

BAGIKAN
Berita berikutnyaPopulerkan Batik Minang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here