Dalam gelaran bertajuk “Cross Cultural” di Jogja Fashion Week 2018, Diana Candra lewat brand Mudrika Paradise menampilkan busana batik kontemporer.

Busana muslim yang ditawarkan memang bagi kaum muslim milenial yang butuh keceriaan, atraktif dalam penampilan, serta tiada ingin melepaskan diri dari ciri kemuslimahannya.

Mudrika pun berkreasi dengan batik kontemporer, yang bisa melepaskan diri dari langgam batik konvensional yang tampak formal penuh kewibawaan. Garis persambungan tetap dipertahankan, dengan batik tulis yang penerjemahannya sesuai dengan gaya kekinian.

Diana menghadirkan 24 busana batik, yang menawarkan inspirasi keterbukaan dalam keberagaman.

Ke-24 koleksi tersebut memadukan busana atasan, bawahan, outerwear, gamis, dan juga batik pada jilbab.

Selain berkesan ceria, Mudrika batik memaparkan gaun dua atau tiga lapisan, hingga perwakilan busana longgar dari model hijab dan kimono. Inspirasi silang budaya dari Mudrika Paradise tampil, serta aneka cutting asimetris yang memberi aksentuasi.  W/H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here