Salah satu koleksi yang diperagakan dalam Ramadhan in Style 2017 di Gandaria City adalah Madinah Syari.

Dalam peragaan tersebut, Lina menampilkan 6 desain terbarunya yang mengambil  tema Classic Fair. Dengan inspirasi gaya Victorian, Lina sang desainer menerapkannya dalam penggunaan bahan lace sebagai aksen dengan nuansa warna marun. Warna marun sengaja digunakan Lina karena ia suka dengan rasa dan warna dari cake red velvet.

Lace marun tersebut diaplikasikan kedalam busana syari dengan nuansa cokelat dan krem. Kesan mewah ditampilkan dalam penggunaan manik-manik yang blink – blink dengan warna senada.

Lina Sukijo, memang baru 2 tahun dalam bisnis busana muslim syari. Pasarnya selain masyarakat Indonesia, juga dari Singapura dan Malaysia.

“Salah satu ciri koleksi Madinah Syari adalah khimarnya yang berbentuk meruncing kebawah, tidak oval atau bulat seperti busana syari pada umumnya. Ini agar tercipta kesan  tubuh terlihat jenjang dan proporsional,” ujar Lina saat ditemui setelah peragaan, Sabtu (9/6), di Gandaria City, Jakarta.

Classic Fair dengan desain simple namun tetap memberikan kesan mewah dan dapat digunakan dalam berbagai kesempatan. Koleksi ini menggunakan bahan ceruty dikombinasi dengan lace, sehingga nyaman digunakan,” katanya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here