Tiga sesanti tersebut disampaikan oleh Ibu Obib Nahrawi dalam perhelatan Ngawi Fashion Show 2018 yang berlangsung di Benteng Pendhem  pada Minggu malam, 8 September 2018.

Ada yang istimewa dalam perhelatan batik di Ngawi pada tahun ini. Hal itu tak lepas dari kehadiran Ibu Obib Nahrawi, istri Menpora Imam Nahrawi. Kehadirannya pun tak lepas dari gawe yang dilakukan jajaran Dinas Pariwisata, Olahraga, dan Pemuda Kabupaten Ngawi.

Selain itu, hadir pula Bupati Ngawi, Ir. H. Budi Sulistyono, Putri Indonesia 2017, Bunga Jelita Ibrani, Putra dan Putri Batik Nusantara 2017, Steven Valerian dan Agisha Febila.

Ibu berputra-putri tujuh ini tak hanya hadir, melainkan pula untuk mementaskan motif-motif baru batik rancangannya. Dari semula 10 motif, akhirnya istri orang nomor satu Kemenpora ini membuat 15 motif batikyang berciri Ngawi.

Adapun motif-motif ini dikembangkan menjadi model busana muslim kasual, cocktail (pesta maupun sosialita), serta evening, yang pengerjaannya dikerjasamakan dengan rumah batik Widi Nugraha, perajin ang berkantor dan berkreasi dari Ngawi, tak jauh dari Jalan Raya Ngawi, Jawa Timur.

15 rancangannya memperlihatkan batik tulis warna alam dengan aneka teknik cutting (simetris dan asimetris), pewarnaan, maupun model busana, yang terdiri dari gaun terusan, dua dan tiga potongan (two-three pieces), atasan, bawahan, celana panjang, aksentuasi rompi, dan juga jilbab pada semua koleksinya.

Shobibah Rohmah yang akrab disapa Obib ini memang sudah mementaskan kreasi busananya di beberapa perhelatan fashion. Namun berbeda dengan wahana wastra modern pada rancangan sebelumnya, kali ini Obib menampilkan atraktifnya motif batik, sekalipun pada beberapa rancangannya, masih membutuhkan komplementer kain lain.

Pada kesempatan ini, Obib Nahrawi juga memberi sesanti kepada para perajin batik ngawi. Sebagai warisan budaya bangsa, terus lestarikan batik, dan galilah motif-motif unik yang tersedia secara luas di daerah Ngawi, dan terakhir, teruslah optimis.

Sikap optimis akan membuat para perajin batik tidak gampang menyerah, dan akhirnya menjadi pekerjaan profesional yang menjanjikan dari sisi ekonomi. W/H

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here